Minggu, 26 September 2010

Akar Kemunafikan


Ia terlahir dari kebodohan dan kebohongan , selain Dia sulit untuk diungkap namun dapat diketahui melalui perbuatan dan kata – katanya yang mengandung minyak yang licin. Kebohongan bagai suatu hal yang tak pernah tak hadir dalam hidup. Ia pun sering kesulitan untuk menggunakan hal yang baik dan seharusnya yang dijauhkan, Tetapi Ia selalu coba untuk tidak terlihat dengan kata – kata yang manis dan bualan. Kepentingan Diri sendiri merupakan prioritas pertama dalam hidupnya , Ia hanya berfikir saya bisa menjatuhkan lawan ataupun lawan yang akan coba menghancurkanya. Dewasa ini Ia makin tidak malu lagi untuk melakukan hali itu padahal orang disekelilingnya pun tahu bahwa ia adalah orang yang hanya dapat berbicara dibelakang dan sulit untuk berkata Kejujuran.

Manis dan suci banyak orang beranggapan orang tentang perilaku ini, Kemanisan ini padahal berbau neraka untuknya . Kau tahu salah tetapi tetap kau lancarkan aksimu tanpa melihat Tuhan disekitarmu. Kau akan terlihat pantas sebagai penghuni sisi kanan jika kau merubah rah haluanmu itu jika kau benar- benar arahkan hidupmu menjadi pelayan bagi setiap umat Manusia dan Pelayan Tuhan. Sikap dan perilaku ini biasanya dipengaruhi lingkungan yang terus menekan dan memperlihatkan keindahan sisi duniawi . Para pemula janganlah kau mau terjun untuk hali ini karena kau akan merasakan untuk sulit keluar jika kau tidak dibekali oleh Iman yang kuat dan mau berkata Kejujuran serta Tidak menentang Tuhan seperti perampok di malam hari. Ada kalanya Kau tersenyum saat kau masih bisa diberikan Udara dan Kehidupan ini dan ada kalanya kau diberikan cobaan Duniawi yang bisa – sesekali menjemputmu tentang nikmatnya Duniawi yang kelam ini.

Dunia terlihat akan lebih Indah jika dipenuhi hal Kejujuran Dan ketulusan . Tapi Dunia sekarang sudah terlihat bahwa manusia sering menolak hal – hal berbau kejujuran dan Ketulusan itu. Tak ada bedanya seperti Oli yang telah tercampur kedalam air, hal ini telah sulit dirubah dikarenakan pemberontakan ini telah terjadi dari Masa yang sangat tua sampai Masa yang sangat muda. Apakah kalian tahu kerusakan ini sudah menjadi akar permasalahan dari awal kehidupan dimulai hingga masa ini ? Kalian pasti sangat tahu hal ini , tapi kita hanya coba mendengar dan beranggapan lalu berspekulasi dan mencoba mencari alasan serta akibat apa yang bakal kita terima. Setelah bencana terjadi kita telah tahu” Ini adalah Dosa kita, Tuhan Marah pada kita”. Haha… Manusia layaknya seperti benda mati yang dihidupkan tetapi tak berguna bagi kelangsungan kehidupannya.

Kelangsungan hidup itu kan tetap ada namun kau takkan tak ada artinya bila diakhir kehidupan kita semua hanya berakhir disisi kiri. Karena kau tahu hal ini dan Kau tahu kerusakan ini sudah sampai akar , Ubahlah akar yang ada pada dirimu menjadi kar yang yang memiliki simpanan air yang banyak yaitu simpanan atau tabungan diakhir hidupmu yang akan kau lalui bersama Tuhan. Maka Keluarlah Dari jaringan yang telah mengikatmu yaitu Jamuan Duniawi yang sering kau nikmati serta kau hinggapi. Kau tidak akan terlihat kuat bila kau masih berpegang ataupun menyentuh garis serta titik Kemunafikan (Ia) itu.

Senin, 20 September 2010

Tugas Psikologi Teknologi & Internet


Pendidikan merupakan jalur menuju proses belajar yang membawa kita kedalam tujuan hidup kita. Pendidikan juga diartikan sebagai faktor yang dapat mengurangi persentase kemiskinan ataupun kebodohan. Kita pun mengetahui Pendidikan dibagi atas Pendidikan Informal dan Pendidikan formal, namun ada satu jalur lagi yaitu Non- formal. Adapun pengertian dari pendidikan informal adalah proses belajar yang realatif tak disadari yang kemudian menjadi kecakapan dan sikap hidup sehari – hari., misalnya ; pendidikan di rumah, tempat ibadah, lapangan permainan, perpustakaan, radio, televise dan sebagainya. Selain itu pendidikan formal merupakan pendidikan yang dilaksanakan dengan tujuan dan ahan ajaran yang dirumuskan secara jelas dan diklasifikasikan secara tegas, misalnya jenjang pendidikan sekolah(dari sekolah dasar, menengah, sampai pendidikan perguruan tinggi). Sedangkan pendidikan yang dilaksanakan dengan sengaja tetapi tidak memenuhi syarat untuk termasuk dalam jenjang pendidikan formal, misalnya kursus menjahit, memasak, dan sebagainya.

Menurut Undang – undang di Indonesia , pendidikan adalah usaha sadar unutk menyiapakan peserta didik melalui kegiatan bimbingan, pengajaran atau seperti pelatihan untuk perannya dimasa yang akan dating (definisi UU Republik Indonesia No. 2 tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Adapun Psikologi Pendidikan bagi pendidik dalam usahanya mengembangkan potensi – potensi yang dimiliki anak didik secara harmonis agar mereka lebih dapat bertanggung jawab dan ambil bagian dalam kehidupan masyarakat. Psikologi Pendidikan juga dapat membantu pendidik dalam mengarahkan anak didiknya agar mereka dapat bersifat sensitive, kreatif, produktif, sehingga akan berguna baik bagi diri sendiri maupun masyrakat sekitarnya.

Persentase kenaikan kemauan belajar anak – anak Indonesia meningkat dimana Indonesia mendapat peringkat 44 dari hasil Global Competitiveness Index (GCI) keberhasilan ini lebih meningkat dari tahun lalu yaitu berada di posisi 54 dari 139 negara . Kesuksesan ini juga tak bisa disandingkan dengan perekonomian yang mulai semakin memburuk. Seharusnya kesuksesan ini dibarengi dengan perekonomian yang semakin membaik bukan bertambah buruk. Dalam kesuksesan ini kita juga dapat memahami karena ini adalah salah satu bukti dampak positif dari penggunaan internet. Selain itu kurikiulum cara belajar sekarang sangatlah produktif karena dengan Jaringan Internet ini mempermudah cara belajar murid dan mudah dimengerti selain itu para guru bisa memperoleh cara mengajarkan murid dengan santai dan mudah dipahami oleh para murid.

“Internet” , itulah kata yang sering kita perdengarkan sekarang , kemudahan yang diberikan internet membuat para pemakainya merasa puas dan meneriman hasil. Banyak para kalangan pelajar menggunakn internet untuk mengakses suatu blog, Jejaring sosial, mendownload Buku – buku pelajaran dan lain – lain. Kemudahan ini mungkin membuat para pelajar terasa lebih menyenangkan dibandingkan harus membeli suatu Koran untuk mendapatkan artikel , surat pembaca , cerpen , yang biasanya dipakai untuk mengerjakan tugas Rumah yang diberikan para guru atau dosen. Mungkin hal ini dianggap sangat efisien dan sanati, tapi dibalik kemudahan yang kita terima ini ada beberapa faktor dimana kita bisa menjadi seorang yang pasif dikehidupan Nyata. Mengapa saya mengatakan hal ini dikarenakan jika pemakaian internet secara berlebihan akan mengganggu pengembangan karakter kita nantinya. Kebanyakan para muda – mudi sekarang bersifat bermalas - malasan dikarenakan kemudahan ini . Memang perkembangan tekhnologi harus kita ikuti tapi dengan syarat jangan meninggalkan kehidupan nyata anda serta jangan menggunakan secara berlebihan.