Senin, 20 September 2010

Tugas Psikologi Teknologi & Internet


Pendidikan merupakan jalur menuju proses belajar yang membawa kita kedalam tujuan hidup kita. Pendidikan juga diartikan sebagai faktor yang dapat mengurangi persentase kemiskinan ataupun kebodohan. Kita pun mengetahui Pendidikan dibagi atas Pendidikan Informal dan Pendidikan formal, namun ada satu jalur lagi yaitu Non- formal. Adapun pengertian dari pendidikan informal adalah proses belajar yang realatif tak disadari yang kemudian menjadi kecakapan dan sikap hidup sehari – hari., misalnya ; pendidikan di rumah, tempat ibadah, lapangan permainan, perpustakaan, radio, televise dan sebagainya. Selain itu pendidikan formal merupakan pendidikan yang dilaksanakan dengan tujuan dan ahan ajaran yang dirumuskan secara jelas dan diklasifikasikan secara tegas, misalnya jenjang pendidikan sekolah(dari sekolah dasar, menengah, sampai pendidikan perguruan tinggi). Sedangkan pendidikan yang dilaksanakan dengan sengaja tetapi tidak memenuhi syarat untuk termasuk dalam jenjang pendidikan formal, misalnya kursus menjahit, memasak, dan sebagainya.

Menurut Undang – undang di Indonesia , pendidikan adalah usaha sadar unutk menyiapakan peserta didik melalui kegiatan bimbingan, pengajaran atau seperti pelatihan untuk perannya dimasa yang akan dating (definisi UU Republik Indonesia No. 2 tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Adapun Psikologi Pendidikan bagi pendidik dalam usahanya mengembangkan potensi – potensi yang dimiliki anak didik secara harmonis agar mereka lebih dapat bertanggung jawab dan ambil bagian dalam kehidupan masyarakat. Psikologi Pendidikan juga dapat membantu pendidik dalam mengarahkan anak didiknya agar mereka dapat bersifat sensitive, kreatif, produktif, sehingga akan berguna baik bagi diri sendiri maupun masyrakat sekitarnya.

Persentase kenaikan kemauan belajar anak – anak Indonesia meningkat dimana Indonesia mendapat peringkat 44 dari hasil Global Competitiveness Index (GCI) keberhasilan ini lebih meningkat dari tahun lalu yaitu berada di posisi 54 dari 139 negara . Kesuksesan ini juga tak bisa disandingkan dengan perekonomian yang mulai semakin memburuk. Seharusnya kesuksesan ini dibarengi dengan perekonomian yang semakin membaik bukan bertambah buruk. Dalam kesuksesan ini kita juga dapat memahami karena ini adalah salah satu bukti dampak positif dari penggunaan internet. Selain itu kurikiulum cara belajar sekarang sangatlah produktif karena dengan Jaringan Internet ini mempermudah cara belajar murid dan mudah dimengerti selain itu para guru bisa memperoleh cara mengajarkan murid dengan santai dan mudah dipahami oleh para murid.

“Internet” , itulah kata yang sering kita perdengarkan sekarang , kemudahan yang diberikan internet membuat para pemakainya merasa puas dan meneriman hasil. Banyak para kalangan pelajar menggunakn internet untuk mengakses suatu blog, Jejaring sosial, mendownload Buku – buku pelajaran dan lain – lain. Kemudahan ini mungkin membuat para pelajar terasa lebih menyenangkan dibandingkan harus membeli suatu Koran untuk mendapatkan artikel , surat pembaca , cerpen , yang biasanya dipakai untuk mengerjakan tugas Rumah yang diberikan para guru atau dosen. Mungkin hal ini dianggap sangat efisien dan sanati, tapi dibalik kemudahan yang kita terima ini ada beberapa faktor dimana kita bisa menjadi seorang yang pasif dikehidupan Nyata. Mengapa saya mengatakan hal ini dikarenakan jika pemakaian internet secara berlebihan akan mengganggu pengembangan karakter kita nantinya. Kebanyakan para muda – mudi sekarang bersifat bermalas - malasan dikarenakan kemudahan ini . Memang perkembangan tekhnologi harus kita ikuti tapi dengan syarat jangan meninggalkan kehidupan nyata anda serta jangan menggunakan secara berlebihan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar